Mantan Pelatih Persib Bandung yang Pernah Dipukul Oknum Bobotoh Ini Punya Catatan Unik di Maung

Mantan Pelatih Persib Bandung yang Pernah Dipukul Oknum Bobotoh Ini Punya Catatan Unik di Maung

Mantan pemain Persib, Miljan Radovic,memiliki raihan unik di Maung Bandung, walaupun sempat mendapatkan perlakuan tidak baik oleh oknum bobotoh. Perlakuan tidak baik oleh oknum bobotohterhadap Miljan Radovic itu dirasakannya ketikadia masih menjadi pelatih Persib Bandung. Saat masih menjabat sebagai juru taktik Persib Bandung, Miljan Radovic sempat mendapatkan pukulan dari oknum bobotoh.

Miljan Radovic sempat membesut klub kesayangan bobotoh, Persib Bandung, pada 9 Januari 2019. Saat itu, Radovic ditunjuk untuk mengarsiteki Persib setelah menggantikan Mario Gomez pada awal musim 2019. Dalam karier kepelatihannya di Persib Bandung, sosok kelahiran Montenegro tersebut sempat mendapatkan kenangan buruk setelah dipukul oleh oknum bobotoh.

Kejadian ini dialami Miljan Radovic setelah dirinya tidak mampu membawa Persib meraih tiga poin dalam dua laga awal Piala Indonesia 2019. Dalam pertandingan tersebut Persebaya berhasil meraih kemenangan 3 2 di markas Persib. Meskipun sempat dipukul oleh oknum bobotoh, Miljan Radovic sempat membawa Persib Bandung melangkah ke babak delapan besar Piala Indonesia 2019 sebelum akhirnya digantikan oleh Robert Rene Alberts.

Karena dinilai tidak sesuai ekspektasi, Radovic dipecat oleh Persib pada 3 Maret 2019. Namun, figur berusia 45 tahun tersebut memiliki catatan unik di Persib Bandung. Dikutip oleh BolaSport.com dari situs resmi klub, Miljan Radovic menjadi pemain asing Maung Bandung pertama yang berhasil melatih Persib.

Seperti diketahui, Miljan Radovic sempat menjadi amunisi Persib Bandung di lini tengah. Pria kelahiran 18 Oktober 1975 tersebut bermain di Persib dimulai pada putaran kedua Liga Indonesia (ISL) musim 2010/2011. Pada musim perdananya di Persib Bandung, Miljan Radovic mampu menciptakan lima gol dari 14 kali kesempatan tampil.

KontrakRadovic pun diperpanjang Persib pada Liga Indonesia (ISL) musim 2011/2012 karena penampilan mengesankan di musim pertamanya. Mantan pesepak bola yang dikenal mahir mengeksekusi bola mati tersebut pada musim keduanya turun sebanyak 32 pertandingan dan menorehkan enam gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published.