Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Ruam popok jadi salah satu masalah yang sangat umum dialami oleh para bayi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya bercak-bercak merah gatal atau ruam yang menyebar di area pantat dan selangkangan bayi. Rasa gatal yang ditimbulkan ruam tersebut sudah pasti sangat mengganggu dan menimbulkan ketidaknyamanan. Ada kalanya, Anda harus membawa si kecil ke dokter untuk memperoleh perawatan medis. Berikut adalah penyebab yang harus diwaspadai dan cara mengatasi ruam popok bayi.

Penyebab Ruam Popok

Salah satu faktor penyebab ruam popok pada bayi adalah akibat dari infeksi yang disebabkan jamur Candida albicans. Jamur ini  biasanya berkembangbiak dengan sangat pesat di dalam kondisi lingkungan yang lembap. Ruam popok ini biasanya menyebar mulai dari lekukan kulit yang terdalam bayi dan menyebar ke area sekitarnya (2). Tentunya perkembangbiakan dari bakteri penyebab ruam ini  disebabkan oleh sejumlah pemicu, antara lain:

  • Pemakaian popok yang terlalu ketat sehingga mengakibatkan kulit bayi bergesekan dengan popok (1,2)
  • Iritasi kulit bayi akibat kondisi popok yang kotor dan tidak kunjung diganti (1,2)
  • Infeksi bakteri akibat air urine pada popok yang tidak segera diganti (1,2)
  • Alergi yang bisa jadi disebabkan oleh material kimia (umumnya pemutih) dari popok sekali pakai. Atau, bisa juga bayi mengalami reaksi alergi akibat deterjen pada jenis popok kain (1,2)
  • Pengaruh antibiotik. Obat antibiotik yang diberikan pada bayi atau pada ibu menyusui bisa mengakibatkan bakteri baik yang menghalau pertumbuhan jamur Candida mati. (1)
  • Reaksi terhadap makanan baru (1,2)
  • Diare (2)

Kapan Si Kecil Harus Dibawa ke Dokter?

Umumnya, ruam popok ini berlangsung selama 2-3 hari saja. Atau, bisa juga lebih lama jika ruam tersebut tidak segera diobati (2). Akan tetapi, ada kalanya ruam popok tersebut menjadi indikasi bahwa si kecil membutuhkan tindakan medis. Segera bawa anak ke dokter jika ruam tersebut menunjukkan gejala: (1)

  • Lecet di area selangkangan bayi (1)
  • Kulit bayi menjadi kemerahan dan teriritasi (1)
  • Munculnya nanah pada kulit bayi (1)
  • Bayi terkena demam (1)
  • Ruam yang tak kunjung hilang walaupun sudah diolesi dengan salep khusus untuk ruam popok (1).

Tips Mengatasi Ruam Popok dan Merawat Kulit Bayi

Sekarang Anda sudah tahu kan apa saja penyebab dari ruam popok? Semakin cepat ruam popok ditangani, tentunya akan semakin baik. Ruam popok yang dibiarkan terlalu lama bisa mengakibatkan infeksi yang mengakibatkan si kecil semakin menderita. Berikut adalah ulasan tips agar ruam popok bayi bisa segera mereda: 

  • Ganti Popok Secara Rutin

Supaya ruam popok bisa segera reda, pastikan untuk mengganti popok bayi secara rutin. Jangan tunggu hingga popok menjadi penuh oleh kotoran dan urine bayi. Karena, hal tersebut dapat mengakibatkan kondisi yang lembap dan memicu lingkungan yang subur untuk bakteri berbahaya berkembangbiak. Sebaiknya, segera ganti popok saat popok tersebut terasa basah atau berat. Jika bayi menderita diare, maka Anda harus lebih rutin mengganti popok (3)

  • Bersihkan Area Popok Bayi dengan Lembut

Berhati-hatilah saat membersihkan area privat bayi. Perlu diperhatikan bahwa area popok merupakan area tubuh bayi yang sangat sensitif. Saat membersihkan, sebaiknya menggunakan air bersih yang mengalir dan kain basah. Anda juga bisa menggunakan produk baby wipes. Namun, pastikan tisu basah tersebut tidak mengandung pewangi maupun alkohol (3). 

  • Olesi Area yang Terdampak Ruam dengan Salep Khusus

Untuk mengatasi penyebab ruam popok pada bayi, Anda bisa coba menggunakan salep Bepanthen. Salep dari Bayer ini diformulasikan khusus untuk mengatasi ruam popok. Produk salep Bepanthen Baby mengandung zat Pro Vitamin B5 dan Triple Action Formula alami. 

Tiga formula alami tersebut adalah sweet almond oil, lanolin, serta Paraffinum liquidum. Tidak hanya meredakan iritasi, salep ini juga melapisi kulit bayi dan melindunginya dari gesekan popok.

Demikianlah ulasan seputar penyebab dan tips mengatasi ruam popok. Semakin cepat kondisi ini ditangani, semakin baik! Selamat mencoba!

  1.  S. Behring, Helpful Tips for Diaper Rash: What You Need to Know, 29 November 2021, healthline. Diakses pada 11 Maret 2022 dari https://www.healthline.com/health/home-remedies-diaper-rash#when-to-seek-medical-help
  2. Michelle P. Tellado, Diaper Rash, September 2019, kidshealth. Diakses pada 11 Maret 2022 dari https://kidshealth.org/en/parents/diaper-rash.html 
  3. How to Treat Diaper Rash, aad. Diakses pada 11 Maret 2022 dari https://www.aad.org/public/everyday-care/itchy-skin/rash/treat-diaper-rash 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.